Penonjolan Bola Mata (Eksoftalmos)

Eksoftalmos adalah penonjolan abnormal bola mata (protusi bulbi) pada salah satu atau kedua bola mata.

PENYEBAB
Penyebab Eksoftalmos bermacam –macam antara lain :
Penyakit gangguan kelenjar gondok atau thyroid disebut Grave Disease atau oftalmopati Grave(Setiap tahun diperkirakan terdapat 5-6 penderita Grave diantara 100.000 penduduk dan 2/3 nya dengan eksofthalmos). Terjadi penonjolan ke dua bola mata karena ada pembengkaan (hipertrophi) otot penggerak bola mata sehingga mendorong bolamata ke depan.

GEJALA
Salah satu atau kedua bola mata tampak menonjol keluar.
Gejala lain mata eksoftalmos :
-Perdarahan di belakang bola mata (diruang orbita mata) akibat dari trauma
-Peradangan di dalam rongga mata
-Tumor jinak maupun ganas di dalam rongga mata dan di belakang bola mata
-Pseudotumor (adanya penonjolan bola mata karena adanya inflamasi / peradangan jaringan disekitar bola mata sehingga mendorong bola mata kedepan
-Kelainan pembuluh darah misalnya Trombosis sinus kavernosus  dan  Malformasi arteriovenosa.



PEMERIKSAAN & DIAGNOSA
Dijumpai adanya penonjolan bola mata, dan diukur dengan penggaris biasa atau dengan alat yang disebut ofthalmometer Hertel. Setiap mata yang menonjol tidak selalu eksofthalmos.
Pemeriksaan lainnya dilakukan adalah Foto Ro Orbita, CT Scan Orbita, MRI Jaringan Orbita dan Pemeriksaan Laboratorium tes fungsi thyoid, (dengan diperiksa T3, T4 dan TSH)

PENGOBATAN
Pengobatan tergantung kepada penyebabnya, misalnya :
Jika terdapat kelainan pada arteri dan vena seperti Trombosis sinus kavernosus dan Malformasi arteriovenosa maka jika diperlukan bisa dilakukan pembedahan.
Apabila dijumpai adanya tumor dibelakang bola mata akan dilakukan tindakan tergantung jenis atau tipe tumor, termasuk dilakukan khemotherapy, radiotherapy dan pembedahan.
Jika penyebabnya adalah ganguan thyroid seperti Grave Disease dilakukan terapi:
•  Bersama dengan dokter penyakit Dalam bagian Sub spesialis Endokrinologi dengan pengobatan hormonal untuk thyroidnya.
•  Menghilangkan kebiasaan merokok karena perokok 8 kali lebih besar menderita Grave ofthalmopathy.
•  Untuk mengurangi rasa sakit dan penekanan terhadap jaringan sekitar terutama saraf optikus, diberikan anti inflamasi digunakan Corticosteroid, dengan efek samping berat badan naik, insomnia (sulit tidur), osteoporosis (tulang keropos), dan tukak lambung.
•  Dilakukan Radioterapy Orbital, apabila Corticosteroid tidak mempunyai efek dan kondisi pasien semakin buruk. Juga bisa tetap dilakukan dengan terapi kombinasi dengan Corticosteroid.
•  Jika kelopak mata tidak dapat menutupi bola mata yang menonjol, mungkin perlu dilakukan penjahitan antara kelopak mata atas dan bawah untuk membantu melindungi kornea terhadap kekeringan dan infeksi.
•  Pembedahan dilakukan apabila kelainan anatomi mata sudah menetap atau permanet dan menimbuklan gejala lain seperti penglihatan ganda (double), atau mata tidak bisa menutup sehingga terjadi kerusakan kornea menetap (permanet).
•  Jika pengobatan hormonal telah selesai atau dinyatakan telah normal, tetapi bola mata tetap menonjol keluar karena jaringan otot sudah tidak mengecil kembali karena sudah terjadi kerusakan otot (hipretrofi otot) maka untuk melindungi kornea dapat dilakukan pembedahan dengan mengurangi volume otot.
•  Pada kasus berat, yaitu apabila bola mata tetap menonjol keluar setelah pengobatan maka akan dilakukan pembedahan yang disebut Dekompresi Orbita, dengan cara menghilangkan sebagian tulang dasar orbita dan beberapa lemak dalam rongga orbita, umumnya dipakai sebagi terapi kosmetik atau mememperbaiki penampilan.
•  Untuk mengatasi pseudotumor diberikan pengobatan antinflamasi untuk mengurangi pembengkakan. Jika tumor membahayakan mata karena mendorongnya keluar, maka dilakukan pembedahan untuk mengangkat tumor.

KOMPLIKASI EKSOFTHALMOS
Komplikasi eksofthalmos karena kelopak mata tidak dapat menutup dengan baik dapat terjadi kerusakan kornea dan konjungtivitis.

 

 

Rumah Sakit Mata “Dr. Yap” Yogyakarta
Jl. Cik Di Tiro No.5 Yogyakrta
Telepon (0274) 544744, 550380
Fax. (0274) 517239
Email: rsmata@yap.or.id