Keratokonjungtivitis Vernalis

Keratokonjungtivitis vernal adalah kondisi peradangan pada selaput konjungtiva dan kornea yang bersifat kambuh-kambuhan atau musiman. Kondisi ini sering terjadi pada musim panas di negeri dengan empat musim, atau sepanjang tahun di negeri tropis dan biasanya menghilang pada musim dingin. 

Keratokonjungtivitis vernal biasanya terjadi pada dua mata, dapat mengenai anak-anak sampai dewasa muda, dan lebih sering terjadi pada laki-laki. Keratokonjungtivitis vernal bisa mereda pada 95% kasus pada usia dewasa muda, walaupun banyak yang berkembang menjadi konjungtivitis alergika. Keratokonjungtivitis ini mengenai seseorang yang mempunyai riwayat atopi (seperti riwayat asma, eksema, atau bersin/pilek pada pagi hari) pada dirinya atau riwayat keluarga dengan atopi.  

Gejala yang biasanya dirasakan antara lain mata merah disertai rasa gatal, kelopak mata susah untuk membuka, berair, sensitif terhadap sinar (fotofobia), pandangan kabur, mengganjal, seperti rasa terbakar, dan sering disertai dengan adanya kotoran mata yang lebih cair tetapi lengket.

Penanganan yang dapat dilakukan adalah menghindari alergen (pencetus alerginya) jika memungkinkan, kompres dingin bisa mengurangi keluhan yang dirasakan, menjaga kebersihan kelopak mata, dan selanjutnya periksa ke Dokter Mata setempat jika keluhan belum berkurang.

Terapi yang diberikan oleh dokter akan disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit tersebut. Terapi yang biasanya diberikan antara lain kortikosteroid (anti radang) dan anti alergi. Penggunaan obat-obatan yang diberikan oleh dokter membutuhkan pengawasan yang ketat. Penderita tidak boleh menggunakan obat secara sembarangan mengingat keluhan akan dirasakan berulang-ulangi dan penggunaan kortikosteroid yang sembarangan dapat menyebabkan glaukoma dan pembentukan katarak.