Ulkus Kornea Akibat Benda Asing pada Mata

Pernahkah Anda mendengar mengenai ulkus kornea? Penyakit ini merupakan penyebab kebutaan ke empat secara global dan merupakan penyebab 10% gangguan penglihatan yang dapat dihindari di negara-negara berkembang. Insiden ulkus kornea pada negara berkembang diperkirakan 100 hingga 800 per 100.000 orang per tahun. Ulkus kornea paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri dan jamur yang masuk melalui luka pada kornea akibat paparan benda asing, trauma, dan sebagainya.

Adapun gejala yang muncul meliputi mata merah, mata gatal, mata berair, terdapat titik berwarna abu-abu/putih pada kornea, sensasi perih atau menyengat pada mata, adanya nanah pada mata, merasa ada benda asing di mata, pandangan menjadi kabur, sakit saat melihat lampu terang, dan kelopak mata membengkak.

Pengobatan pada ulkus kornea bertujuan untuk mengatasi faktor pencetus dan mengatasi infeksi. Dokter akan memberikan antibiotik untuk mencegah infeksi akibat paparan benda asing. Pada penderita ulkus kornea berat atau bila pengobatan sebelumnya tidak berhasil, maka dapat dipertimbangkan untuk menjalani operasi transplantasi kornea (keratoplasty) jika berisiko perforasi.

Setelah paham mengenai ulkus kornea, Anda tentu lebih mengerti pentingnya melakukan pencegahan. Gunakanlah pelindung mata saat ada partikel kecil yang dapat masuk ke dalam mata atau saat bepergian keluar untuk mengurangi paparan sinar matahari dan debu. Batasi penyebaran infeksi dengan sering mencuci tangan dan jangan menyentuh atau menggosok mata dengan jari. Yang paling penting lakukan pemeriksaan mata secara rutin pada dokter spesialis mata.