Trauma Mata : Kenali Penyebabnya dan Lakukan Pencegahan

Trauma mata adalah tindakan sengaja ataupun tidak sengaja yang menumbulkan perlukaan mata. Perlukaan yang ditimbulkan dapat ringan sampai berat atau menimbulkan kebutaan bahkan kehilangan mata. Trauma mata dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu antara lain sebagai berikut : Jenis Trauma Mata 1.Mekanik a.Trauma Tumpul, merupakan suatu trauma yang disebabkan terbenturnya mata oleh benda dengan keras maupun tidak keras. b.Trauma Tajam, merupakan suatu trauma dimana seluruh lapisan jaringan atau organ mengalami kerusakan c.Trauma Peluru, merupakan kombinasi antara trauma tumpul dan trauma tajam, terkadang peluru masih tertinggal di dalam bola mata. Misalnya : peluru senapan angin dan peluru karet. 2.Kimia a.Trauma Kimia Basa, merupakan trauma mata yang disebabkan oleh bahan kimia yang bersifat basa atau pH > 7 misalnya : sabun cuci, shampoo, pembersih lantai, desinfektan, bahkan lem (perekat) b.Trauma Kimia Asam, merupakan trauma mata yang disebabkan oleh zat kimia yang bersifat asam (pH < 7) misalnya : asam cuka, gas air mata, air aki/accu, bahan asam di laboratorium 3.Fisis a.Trauma Termal, merupakan trauma yang disebabkan oleh faktor termal misalnya panas api, listrik, sinar las, sinar matahari b.Trauma Bahan Radioaktif, merupakan trauma mata yang disebabkan oleh bahan radioaktif yang mengenai mata misalnya : sinar radiasi bagi tenaga operator radiologi/radioterapi Upaya Pencegahan 1.Pakailah kacamata pelindung (goggle), pelindung wajah atau masker respirator full face ketika menggunakan bahan kimia yang berpotensi berbahaya 2.Jauhkan bahan-bahan kimia dari jangkauan anak-anak. Trauma mata berisiko terjadi pada anak-anak, sehingga perlu dilakukan pengawasan pada saat anak-anak bermain. 3.Jangan menggunakan bahan kimia yang tidak berlabel, tandai wadah dengan jelas dan sisihkan di tempat yang berventilasi baik sampai dapat dibuang dengan benar. 4.Pekerja las sebaiknya memakai Alat Pelindung Diri (APD) dengan kacamata atau goggle untuk menghindari sinar dengan intensitas tinggi dan percikan yang ditimbulkan Data menunjukkan bahwa jumlah pasien IGD RS Mata “Dr.YAP” dengan kasus trauma mata pada tahun 2019 tergolong cukup tinggi yaitu sebanyak 216 pasien. Kasus trauma mata harus segera ditangani secepat mungkin untuk mencegah terjadinya infeksi, hal yang perlu dilakukan yaitu periksakan segera ke dokter spesialis mata di IGD RS terdekat. Rumah Sakit Mata “Dr.YAP” melayani kasus kedaruratan mata 24 jam di Instalasi Gawat Darurat. Untuk informasi layanan IGD dan rujukan pasien gawat darurat silakan hubungi EMERGENCY CALL (0274) 584423.