Deteksi Dini Kelainan Mata Pada Anak Melalui Sekolah Binaan

Yogyakarta-18 Juli 2018, Demi meningkatkan derajat kesehatan mata bagi siswa Sekolah Dasar, RS Mata “Dr.YAP” mengadakan program sekolah Binaan di SD Negeri Sagan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan bagi para guru untuk melakukan deteksi dini kelainan refraksi pada siswa.

Sejumlah delapan guru SD Negeri Sagan di berikan pelatihan visus oleh dokter spesialis mata RS Mata “Dr.YAP” yaitu dr. Mufida Dwi Nurhayati, Sp.M. Selanjutnya para guru ini akan melakukan pemeriksaan visus kepada seluruh siswa-siswi di kelasnya. Dalam pemeriksaan ini para guru di dampingi oleh tim medis RS Mata “Dr.YAP” yang terdiri dari perawat dan dr. Kholifah Sulistyo Hanna.

 

Setelah dari pemeriksaan visus oleh guru, siswa-siswi ini akan diperiksa oleh dr. Mufida Dwi Nurhayati, Sp.M untuk melihat ada penyakit mata yang di derita oleh siswa-siswi atau tidak dan untuk koreksi kelainan refraksi.

Dari sejumlah 65 anak yang diperiksa oleh tim medis RS Mata “Dr. YAP” terdapat 26 siswa-siswi yang terdeteksi mengalami kelainan refraksi. Untuk selanjutnya 26 siswa siswi ini akan diarahkan ke optik RS Mata “Dr.YAP” untuk mendapatkan kacamata gratis.

Tidak hanya sampai disitu saja, pada tanggal 19 Juli 2018 orang tua siswa-siswi yang terdeteksi mengalami kelainan refraksi akan diundang ke sekolah untuk mendapatkan edukasi mata sehat dari dr. Mufida Nur Hidayati, Sp.M.

Dengan demikian maka diharapkan orang tua siswa dapat memahami pentingnya penanganan kelainan mata pada anak, dan mengubah penilaian mereka bahwa mitos anak yang memakai kacamata akan meningkatkan angka minus tidaklah benar. (Sie. Hukmas)