Selamat Hari Ulang Tahun ke-96, RS Mata “Dr.YAP”!

Yogyakarta, 27 Mei 2019 - RS Mata “Dr.YAP” tahun ini memasuki usia ke-96. Puncak acara hari ulang tahun (HUT) yang dirangkai dengan buka puasa bersama dipusatkan di lapangan rumput RS Mata “Dr.YAP”, Minggu sore, 26 Mei 2019.

Puncak acara dihadiri oleh Ketua Pembina Yayasan Dr. Yap Prawirohusodo KPH. H. Indrokusumo, Ketua Yayasan Dr. Yap Prawirohusodo GBPH. Prabukusumo beserta anggota, Direksi RS Mata “Dr.YAP”, tamu undangan dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, rumah sakit mitra, lembaga pendidikan mitra, rekanan perusahaan, staf medis RS Mata “Dr.YAP”, pensiunan, dan karyawan beserta keluarga.

Ketua Pembina Yayasan Dr. Yap Prawirohusodo KPH. H. Indrokusumo dalam sambutannya meminta seluruh sivitas RS Mata “Dr.YAP” untuk meneladan dedikasi tinggi Dr. Yap Hong Tjoen, pendiri RS Mata “Dr.YAP, dalam mengembangkan ilmu kesehatan mata. Selain itu, sebagai rumah sakit yang sudah dikenal luas, RS Mata “Dr.YAP” harus mampu memberikan pelayanan prima bagi para pasiennya yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.

Direktur RS Mata “Dr.YAP” dr. Eny Tjahjani P., Sp.M., M.Kes. menyebut di usia yang semakin matang, RS Mata “Dr.YAP” selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pasien. Hal tersebut sesuai dengan moto rumah sakit “Terdepan, Optimal, Terpercaya” serta tema HUT ke-96 yaitu “Meningkatkan Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit Mata “Dr.YAP” Melalui Pelayanan yang Holistik dan Komprehensif.”

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, RS Mata “Dr.YAP” dalam waktu dekat akan meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan di Jogja LASIK Center dengan penambahan mesin LASIK baru.

Pada tahun 2019, RS Mata “Dr.YAP” telah merampungkan pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Republik Indonesia No. 47 Tahun 2018 tentang Pelayanan Kegawatdauratan.

“Saat ini, RS Mata “Dr.YAP” sudah memiliki IGD yang sesuai standar Permenkes. Jadi, tidak hanya IGD untuk kegawatdaruratan mata saja,” ungkap dr. Eny Tjahjani P., Sp.M., M.Kes.

Selain IGD, RS Mata “Dr.YAP” tahun ini akan meluncurkan klinik eksklusif yang diberi nama “Klinik Amarta”. Klinik Amarta didesain untuk memberikan pelayanan kesehatan mata terpadu (one stop service) bagi pasien yang ingin mendapat pemeriksaan mata.

“Pasien Klinik Amarta dari datang sampai pulang akan dilayani di satu area Klinik Amarta saja,” tambah direktur RS Mata “Dr.YAP”.

Ketua Panitia HUT ke-96 RS Mata “Dr.YAP” Paulus Pebriyanto Budi Prasetyo, S.Kep., Ns. Dalam laporan kegiatan HUT ke-96 RS Mata “Dr.YAP” menyebut seluruh agenda yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik. Beragam kegiatan yang dimulai sejak Maret meliputi kegiatan sosial dan kegiatan internal untuk kebersamaan. Kegiatan sosial berupa deteksi dini kelainan mata bagi siswa taman kanak-kanak, aksi donor darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Kota Yogyakarta, ziarah ke makam keluarga Dr.Yap serta kunjungan silaturahmi ke keluarga besar almarhum Dr. Yap, operasi katarak gratis bagi masyarakat pra sejahtera, dan buka puasa bersama adik-adik panti asuhan. Sedangkan kegiatan internal untuk kebersamaan meliputi lomba voli antar karyawan, lomba gerak lagu cuci tangan dan gerakan masyarakat etika batuk antar unit kerja, lomba kreasi hijab seragam kerja dan baju muslim, lomba cerdas cermat agama islam, serta lomba video promosi kesehatan dan edukasi pasien.

Puncak acara HUT ke-96 RS Mata “Dr.YAP” juga menjadi momen untuk memberi apresiasi bagi unit kerja dengan kinerja terbaik bagi setahun terakhir. Instalasi Rawat Jalan menjadi yang terbaik dalam lingkup pelayanan, sedangkan Seksi Pendidikan menjadi yang terunggul di lingkup non-pelayanan. Ada pula pemberian tali asih bagi dua karyawan RS Mata “Dr.YAP” yang telah 25 tahun berkarya dan tujuh karyawan purna tugas.

RS Mata “Dr.YAP” berdiri pada 29 Mei 1923 dengan nama Prinses Juliana Gasthuis voor Ooglijders atas prakarsa Dr. Yap Hong Tjoen. Sejak awal berdirinya, RS Mata “Dr.YAP” merupakan rumah sakit khusus yang lingkup kegiatannya meliputi upaya peningkatan kesehatan mata, diagnosis dan tindakan penyembuhan terhadap pasien penyakit mata serta memajukan ilmu kesehatan mata. Prinses Juliana Gasthuis voor Ooglijders berganti nama menjadi RS Mata “Dr.YAP” pada tahun 1942 ketika pendudukan Jepang tiba di Yogyakarta. Sejak saat itu nama RS Mata “Dr. YAP” tidak mengalami pergantian hingga sekarang.

Selamat ulang tahun ke-96, RS Mata “Dr.YAP”! (Humas RS Mata "Dr.YAP")