RS Mata “Dr. YAP” Jalani Survei Verifikasi Akreditasi SNARS Edisi 1

Yogyakarta, 9 September 2019 - RS Mata “Dr. YAP” menggelar Survei Verifikasi Akreditasi SNARS Edisi 1, Sabtu (7/9). Survei ini merupakan agenda tahunan yang dimandatkan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) untuk menilai kepatuhan rumah sakit terhadap standar akreditasi. Standar akreditasi yang kini berlaku merupakan standar pelayanan berfokus pada pasien untuk meningkatkan mutu serta keselamatan pasien dengan pendekatan manajemen risiko di rumah sakit. Dalam kesempatan kali ini, KARS mengutus drg. Tjut Maulina, M.Kes. sebagai surveior untuk menilai RS Mata “Dr. YAP”. Bertempat di Aula, Direktur RS Mata “Dr. YAP” dr. Eny Tjahjani Permatasari, Sp.M.,M.Kes. menegaskan bahwa komitmen rumah sakit untuk memberikan yang terbaik bagi pasien tetap terjaga. Dari waktu ke waktu, RS Mata “Dr. YAP” terus memperbaiki diri dalam segala hal. Berpedoman pada saran serta masukan yang telah disampaikan surveior saat akreditasi tahun lalu, RS Mata “Dr. YAP” yakin dapat mengimplementasikannya secara nyata serta menjadikannya budaya. “Mengubah budaya memang tidak mudah. Mengubah budaya tidak bisa cepat. Butuh proses yang panjang. Namun, kami upayakan terus-menerus,” ungkap beliau. Dalam sambutannya, dr. Tjut Maulina, M.Kes. menyampaikan bahwa sebagai institusi independen, KARS mendorong rumah sakit untuk memiliki standar dalam melayani pasien. Hal ini penting agar upaya yang dilakukan rumah sakit dapat diukur dan dievaluasi agar mampu memenuhi kebutuhan pasien. “KARS membimbing dan memberi solusi untuk rumah sakit. Kami berkomunikasi baik, apa yg kurang disampaikan. Begitu juga jalan keluarnya. Lulus atau tidak lulusnya satu rumah sakit adalah hasil usaha rumah sakit sendiri. KARS independen, artinya tidak bisa diintervensi,” kata ibu dua anak ini. Survei Verifikasi Akreditasi SNARS Edisi 1 di RS Mata “Dr. YAP” berlangsung sejak pagi hingga sore. Setelah pembukaan yang disusul pemaparan profil serta hasil Perbaikan Program Strategis (PPS) rumah sakit, acara yang turut dihadiri oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Ketua Yayasan Dr. Yap Prawirohusodo GBPH H. Prabukusomo, S.Psi., dewan pengawas yayasan, direksi, para dokter spesialis mata, serta sivitas hospitalia ini dilanjutkan dengan tracer dokumen. Setiap kelompok kerja (pokja) diminta untuk menunjukkan dokumen sesuai standar masing-masing. Setelah merampungkan penelusuran dokumen, surveior bergegas menuju unit dan instalasi kerja di RS Mata “Dr. YAP” untuk penelusuran lapangan. Acara ditutup dengan exit conference. Survei kali merupakan yang pertama setelah pada 2018 RS Mata “Dr. YAP” berhasil lulus dengan predikat paripurna dalam SNARS Edisi 1. Saat itu, RS Mata “Dr. YAP” menjadi rumah sakit pertama di DIY yang berhasil merengkuh sertifikat bintang lima. (Humas RS Mata "Dr. YAP")