Kolaborasi Jamkesos DIY dan RSM “Dr.YAP” dalam Pelayanan Jamkesus Terpadu

Yogyakarta, 3 Agustus 2017 – Jamkesus merupakan jaminan kesehatan khusus dengan sasaran peserta yang memiliki disabilitas fisik serta kelainan bawaan sejak lahir. Bapel Jamkesos DIY bekerjasama dengan RSM “Dr.YAP” dan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul dalam layanan Jamkesus Terpadu yang diadakan di Balai Desa Nglipar Gunung Kidul pada hari Rabu, 19 Juli 2017. Kegiatan ini istimewa karena melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak dimulai dari penjemputan peserta difabel oleh tim tagana, karang taruna dan Lembaga Sosial Masyarakat, pelayanan oleh dokter umum, dokter spesialis, sampai penyedia alat bantu.
Partisipasi RSM “Dr.YAP” ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan Oftalmologi Sosial yang bertujuan untuk menurunkan angka kebutaan di Indonesia. Tim yang bertugas yaitu dr.Rastri Paramita, Sp.M sebagai koordinator tim, dr.Dewi Prita Dharmastuti, Sp.M, petugas refraksionis, apoteker, perawat, dan petugas rekam medis. Pemeriksaan mata meliputi pemeriksaan ketajaman penglihatan, pemeriksaan fisik mata, tekanan bola mata dan koreksi kelainan refraksi. Pada kegiatan Jamkesus Terpadu ini, RSM “Dr.YAP” telah melayani 63 peserta difabel dengan rentang usia dari anak-anak, dewasa hingga lansia dengan kasus yang ditemui antara lain kelainan refraksi (rabun jauh, rabun dekat dan silinder), glaukoma, katarak, serta kelainan infeksi seperti konjungtivitis.


Lebih dari 50% peserta Jamkesus Terpadu dengan diagnosis katarak dan glaukoma sudah dirujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas memadai untuk penanganan lebih lanjut. Sebagian besar peserta Jamkesus tersebut belum pernah melakukan pemeriksaan mata sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, terutama karena keterbatasan fisik atau mental yang dialami peserta. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat untuk menjembatani masyarakat yang berkebutuhan khusus terhadap pelayanan kesehatan, terutama kesehatan mata. (Humas-RSM”Dr.YAP”)