Keratitis : Bagaimana Gejala dan Penanganannya?

Keratitis merupakan peradangan yang pada kornea yang dapat terjadi karena adanya infeksi ataupun trauma pada mata. Infeksi pada keratitis dapat disebabkan oleh bakteri, virus, jamur ataupun parasit.

Bagaimana gejala dan tanda keratitis?

Berikut adalah gejala dan tanda yang dapat timbul jika Anda mengalami keratitis yaitu :

• Mata merah

• Nyeri

• Mata berair

• Sekret yang berlebih atau banyak kotoran mata

• Penglihatan kabur

• Kelopak mata bengkak

• Sulit membuka mata dikarenakan sakit

• Silau dan lebih sensitif terhadap cahaya

• Rasa mengganjal

Apa saja faktor risiko terjadinya keratitis?

Faktor-faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko terjadinya keratitis, antara lain :

• Pemakaian lensa kontak adalah faktor risiko paling umum untuk keratitis bakterial. Penggunaan lensa kontak berhubungan dengan 19% -42% kasus infeksi kornea yang dibuktikan dengan kultur. Lensa kontak yang terkontaminasi, baik karena penggunaan lensa kontak yang tidak bersih ataupun terlalu lama, penggunaan lensa kontak pada saat sedang renang, berisiko menyebabkan keratitis.

• Trauma, benda asing yang kontak dengan mata kita dapat menjadi pintu masuk untuk infeksi baik bakteri, jamur, virus, dan parasit.

• Bulu mata tumbuh ke arah kornea

• Kelopak mata tidak dapat menutup sempurna

• Sumbatan saluran air mata

• Mata kering

• Obat tetes mata yang tidak sesuai indikasi atau obat tetes mata yang terkontaminasi

• Diabetes melitus

Apa saja komplikasi yang dapat timbul? Keratitis dapat mengakibatkan komplikasi berupa ulkus kornea, perforasi kornea, corneal scars (jaringan parut pada kornea), dan endoftalmitis. Keterlambatan dalam diagnosis dan tatalaksana keratitis dapat mengakibatkan komplikasi lebih lanjut sampai dengan kebutaan.

Bagaimana penanganan keratitis? Penggunaan lensa kontak perlu dihentikan bila terkena keratitis. Keratitis diterapi menggunakan obat-obatan tetes mata dan obat oral sesuai dengan penyebabnya. Transplantasi atau cangkok kornea dapat dipertimbangkan bila terdapat perforasi ataupun risiko perforasi. Jika anda memiliki gejala seperti di atas, disarankan untuk segera memeriksakan mata ke dokter spesialis mata terdekat. (RS Mata "Dr. YAP")