RS Mata “Dr. YAP” Sambut Visitasi Ukrida Jakarta

Yogyakarta, 29 Januari 2021 — RS Mata “Dr. YAP” menerima visitasi kesiapan menerima peserta didik dokter muda di era pandemi dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) Jakarta, Kamis (28/1).

Ketua Program Studi Profesi Dokter FKIK Ukrida dr. Eva Oktavia, Sp.An dan Koordinator Kerjasama Rumah Sakit FKIK Ukrida dr. Deby, MARS disambut oleh Direktur Utama RS Mata “Dr. YAP” dr. Alida Lienawati, M.Kes, Direktur Pelayanan, Pendidikan, dan SDM dr. Erin Arsianti, Sp.M., M.Sc., MPH, dan sivitas hospitalia RS Mata “Dr. YAP” dengan melaksanakan protokol kesehatan yang sesuai.

Ukrida merupakan salah satu mitra pendidikan RS Mata “Dr. YAP” yang secara rutin mengirim peserta didik dokter muda. Namun situasi pandemi Covid-19 memaksa aktivitas belajar mengajar tatap muka berhenti sejak April tahun lalu. Bahkan, seluruh kegiatan pendidikan harus berhenti total beberapa waktu sebelum inisiasi pembelajaran daring.

“Kami membutuhkan persiapan panjang untuk mempersiapkan metode pembelajaran yang paling baik,” ungkap Ketua Program Studi Profesi Dokter FKIK Ukrida dr. Eva Oktavia, Sp.An.

Visitasi kali ini bertujuan untuk memastikan bahwa RS Mata “Dr. YAP” telah siap dan layak memulai pendidikan klinik tatap muka melalui mekanisme dan protokol kesehatan yang ditetapkan. Hal ini seiring rencana dibukanya kembali pendidikan klinik secara tatap muka di lingkungan RS Mata “Dr. YAP” bagi dokter-dokter muda.

“Pendidikan klinik akan dilaksanakan dengan sistem 50-50. 50 persen daring dan 50 persen luring,” terang dr. Eva.

Pencegahan infeksi Covid-19 merupakan fokus utama visitasi ini. Baik dari sisi Ukrida maupun RS Mata “Dr. YAP” harus menjamin keamanan agar aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman dan terhindar dari paparan virus. Hal-hal menjadi concern diantaranya, alur penanganan jika ada peserta didik yang terindikasi Covid-19, fasilitas sarana prasarana yang mendukung terciptanya lingkungan yang aman, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai, serta area belajar yang diawasi ketat untuk meminimalkan risiko infeksi.

“Harapannya, aktivitas belajar para co-ass berjalanan lancar. Aman. Tidak ada yang terkena Covid-19. Tujuan mereka ke sini untuk belajar,” ungkap Direktur Utama RS Mata “Dr. YAP” dr. Alida Lienawati, M.Kes.

RS Mata “Dr. YAP” merupakan rumah sakit pendidikan afiliasi yang “menggembleng” dokter-dokter muda yang berasal dari Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Gadjah Mada, Universitas Kristen Duta Wacana, dan Universitas Kristen Indonesia. (Humas RS Mata “Dr. YAP”)