#
  • #
    Emergency Call

    (0274) 584 423

  • #
    Phone

    (0274) 544744 - 550380

  • Search

OFFICIAL WEBSITE

RS Mata
"Dr. YAP"

Layanan Sub Spesialistik / Refraksi

Refraksi

#

Refraksi

Orang yang memiliki masalah pada refraksi mata akan mengeluh pandangannya buram saat melihat benda yang letaknya jauh, dekat, atau keduanya. Refraksi mata adalah istilah untuk menggambarkan proses masuknya cahaya ke dalam mata hingga tertangkap oleh retina.

Proses melihat dimulai dari adanya pantulan cahaya dari suatu objek yang ditangkap oleh mata. Saat cahaya masuk ke mata, lensa dan kornea mata akan menyesuaikan pantulan cahaya tersebut agar terfokus tepat pada retina mata. Jika refraksi mata bekerja dengan baik, maka maka kualitas penglihatan akan jelas dan fokus (tidak buram). Kelainan refraksi mata terjadi jika cahaya jatuh di depan atau di belakang retina, sehingga penglihatan menjadi buram. Tidak hanya itu, kondisi ini juga disebabkan oleh berubahnya bentuk kornea atau penuaan lensa mata.

Jenis-Jenis Kelainan Refraksi Mata

1. Rabun jauh

Penderita rabun jauh atau miopi dapat melihat objek yang jaraknya dekat secara jelas, namun sulit melihat objek yang jaraknya jauh. Kondisi ini terjadi karena cahaya yang masuk ke mata jatuh di depan retina. Miopi berat dapat meningkatkan risiko terjadinya ablasi retina, katarak, dan glaukoma.

2. Rabun dekat

Rabun dekat adalah kebalikan dari miopi. Penderita rabun dekat atau hipermetropi dapat melihat objek yang letaknya jauh dengan jelas, namun sulit melihat objek yang dekat. Kondisi ini membuat penderitanya merasa sulit saat membaca tulisan yang jaraknya dekat dengan mata. Rabun dekat terjadi akibat cahaya yang masuk ke mata jatuh di belakang retina. Rabun dekat juga dapat menyebabkan ketegangan otot mata, sehingga penderitanya mudah pusing dan sakit kepala.

3. Mata silinder

Kondisi mata silinder dapat terjadi bersamaan dengan rabun dekat maupun rabun jauh. Mata silinder atau astigmatisme adalah gangguan penglihatan yang terjadi akibat cacat pada kornea atau lengkungan lensa. Kondisi ini menyebabkan penglihatan menjadi kabur atau berbayang, baik saat melihat benda yang jaraknya dekat maupun jauh.

4. Mata tua

Mata tua atau presbiopi adalah kondisi yang terjadi karena lensa mata menjadi kaku, sehingga sulit untuk membiaskan dan memfokuskan cahaya pada retina mata. Kekakuan lensa mata ini terjadi karena proses penuaan. Kondisi ini wajar dialami oleh lansia atau orang dewasa berusia di atas 45 tahun.

Selain beberapa jenis kelainan refraksi mata di atas, mata juga dapat mengalami kelainan refraksi yang disebut anisometropia. Ini adalah suatu kondisi di mana kemampuan refraksi mata kanan dan mata kiri berbeda jauh. Kelainan refraksi mata ini membuat penderitanya harus sering menyipitkan mata untuk melihat suatu benda dan pandangannya terasa berbayang.

Tanda-Tanda Kelainan Refraksi Mata

1. Penglihatan kabur atau berbayang

2. Melihat adanya lingkaran cahaya di sekitar lampu terang

3. Sulit fokus saat membaca buku atau melihat komputer

4. Sering menyipitkan mata saat melihat

5. Sakit kepala

6. Mata terasa tegang

(source : www.alodokter.com)


#
#
#
#

20+

Dokter Berpengalaman

#

300+

Pasien Puas

#

10+

Penghargaan